Depan HASIL KEGIATAN FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) DAN KONSULTASI PUBLIK I RDTR

HASIL KEGIATAN FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) DAN KONSULTASI PUBLIK I RDTR

Usulan Prioritas Pembangunan dan Penataan Kawasan Perkotaan Luragung, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan
Kegiatan: Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik I RDTR
Agenda: Penyusunan Materi Teknis dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Ranperkada) RDTR Kabupaten Kuningan
Wilayah Usulan: Kawasan Perkotaan Luragung dan wilayah Kecamatan Luragung
A. Hasil Pembahasan dan Usulan Prioritas
Dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik I RDTR, disampaikan sejumlah usulan pembangunan dan penataan kawasan perkotaan Luragung yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Kuningan.
Adapun beberapa permasalahan dan usulan prioritas yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah adalah sebagai berikut.
1. Penanganan Permasalahan Sampah dan Penyediaan TPSA
Permasalahan sampah yang masih menjadi perhatian masyarakat di wilayah Kecamatan Luragung memerlukan penanganan secara terpadu dan berkelanjutan. Oleh karena itu, diusulkan agar pemerintah daerah dapat merencanakan penyediaan tempat pengolahan atau penampungan sampah yang memadai untuk melayani wilayah Kecamatan Luragung dan sekitarnya.
Penyediaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mengurangi pembuangan sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta mencegah pencemaran sungai dan saluran air.
2. Pemeliharaan Aliran Sungai Cisanggarung
Pemeliharaan aliran Sungai Cisanggarung menjadi salah satu perhatian penting, khususnya pada bagian sungai yang berdekatan dengan area persawahan. Ketika hujan deras, aliran air berpotensi menggerus tanah di sekitar persawahan sehingga mengancam lahan pertanian dan infrastruktur di sekitarnya.
Untuk itu, diusulkan adanya pemeliharaan sungai secara berkala, normalisasi pada titik-titik yang membutuhkan penanganan, serta pembangunan pengamanan tebing sungai sesuai hasil kajian teknis. Langkah ini diharapkan dapat melindungi lahan pertanian dan mengurangi risiko kerusakan akibat derasnya aliran air.
3. Perbaikan dan Penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU)
Penerangan Jalan Umum (PJU), khususnya pada ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Kuningan, perlu mendapatkan perhatian melalui perbaikan lampu yang rusak serta penambahan penerangan pada titik-titik yang masih minim cahaya.
Penerangan yang memadai diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari, serta memperlancar mobilitas warga di kawasan perkotaan Luragung dan desa-desa sekitarnya.
4. Perbaikan Jalan Poros Penghubung Antar Desa
Jalan poros yang menghubungkan antar desa di wilayah Kecamatan Luragung merupakan infrastruktur penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, pelayanan publik, pendidikan, pertanian, perdagangan, dan kegiatan ekonomi lainnya.
Oleh karena itu, diusulkan agar pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kondisi jalan poros melalui perbaikan dan pemeliharaan secara berkala, terutama pada ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Selain menunjang kelancaran transportasi, kondisi jalan yang baik juga berpotensi mendukung pengembangan pariwisata, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
5. Pengembangan Wisata Religi di Desa Luragunglandeuh
Desa Luragunglandeuh memiliki potensi wisata religi yang diharapkan dapat dikembangkan sebagai salah satu tujuan kunjungan masyarakat dari berbagai wilayah.
Sehubungan dengan hal tersebut, diusulkan agar potensi wisata religi di Desa Luragunglandeuh dapat dimasukkan dalam perencanaan pengembangan kawasan, dengan memperhatikan penataan lingkungan, aksesibilitas, sarana pendukung, serta pelestarian nilai-nilai sejarah dan keagamaan.
Pengembangan wisata religi diharapkan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat, membuka peluang usaha bagi warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dan budaya setempat.
6. Pemagaran atau Pengamanan Sepanjang Jembatan Sungai Cisanggarung
Permasalahan pembuangan sampah sembarangan melalui jembatan yang melintasi Sungai Cisanggarung perlu mendapatkan perhatian serius. Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan pencemaran sungai dan mengganggu kebersihan lingkungan.
Sebagai salah satu upaya pencegahan, diusulkan pemasangan pagar pengaman di sepanjang sisi jembatan pada titik-titik yang rawan menjadi lokasi pembuangan sampah. Pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kondisi teknis jembatan dan tetap menjamin keselamatan serta kelancaran lalu lintas.
Selain pembangunan sarana fisik, diperlukan pula edukasi kepada masyarakat dan pengawasan secara berkelanjutan agar kebersihan sungai tetap terjaga.
7. Penataan dan Pemeliharaan Drainase (Riol) Taman Luragung
Taman Luragung merupakan salah satu kawasan publik yang memiliki fungsi penting sebagai ruang aktivitas dan interaksi masyarakat. Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, kondisi saluran drainase atau riol di kawasan tersebut perlu mendapatkan perhatian.
Diusulkan agar dilakukan pemeriksaan, perbaikan, dan pemeliharaan saluran drainase secara berkala guna memastikan aliran air berjalan lancar serta mencegah genangan ketika hujan.
Penataan drainase yang baik diharapkan dapat mendukung kebersihan, keindahan, dan kenyamanan kawasan Taman Luragung sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat.
8. Perbaikan Saluran Irigasi Pertanian Antar Desa
Saluran irigasi yang menghubungkan beberapa desa di wilayah Kecamatan Luragung merupakan infrastruktur penting dalam mendukung produktivitas pertanian masyarakat.
Kerusakan saluran irigasi atau terganggunya aliran air dapat berdampak terhadap ketersediaan air untuk persawahan dan kegiatan pertanian lainnya.
Oleh karena itu, diusulkan agar dilakukan pendataan kondisi saluran irigasi, perbaikan pada bagian yang rusak, serta pemeliharaan secara berkala dan terpadu. Koordinasi lintas desa dan dengan instansi terkait diperlukan agar distribusi air dapat berjalan dengan baik dan kebutuhan petani di setiap wilayah dapat terpenuhi.
B. Harapan dan Tindak Lanjut
Melalui kegiatan FGD dan Konsultasi Publik I RDTR ini, berbagai usulan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan dan penataan kawasan perkotaan Luragung serta wilayah Kecamatan Luragung secara menyeluruh.
Beberapa langkah tindak lanjut yang diharapkan meliputi:
Inventarisasi permasalahan dan kebutuhan infrastruktur di kawasan perkotaan Luragung dan desa-desa sekitarnya.
Penentuan skala prioritas pembangunan berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat, kondisi lapangan, dan ketersediaan anggaran.
Koordinasi lintas perangkat daerah dan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing dalam penanganan persampahan, sungai, jalan, PJU, drainase, irigasi, dan pariwisata.
Pengintegrasian usulan ke dalam perencanaan tata ruang, sepanjang sesuai dengan ketentuan dan hasil kajian teknis RDTR.
Peningkatan partisipasi masyarakat dan pemerintah desa dalam menjaga lingkungan, memelihara infrastruktur, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.